kamu,
kamu tak berhak,
mengutuk, mengecam,mengadili, memutuskan, bahkan memberi hukuman ..
karena kamu tahu?
karena kamu bukan Tuhan,
karena kamu masih jauh dari kesucian .
berdoa dan berusahalah membantu mereka,
bukan mencerca dan mengeluh,
bukan . bukan ..
bukan melakukan yang bukan-bukan ..
mereka akan kuat,
mereka akan tetap,
berpijak pada buminya .
tegak pada sumbu dan akarnya .
percayalah,
Tuhan kita takkan membiarkan mereka,
kesakitan, pesakitan dan tersakitkan ..
=)
Tampilkan postingan dengan label realitas sekitar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label realitas sekitar. Tampilkan semua postingan
Juni 01, 2010
Mei 21, 2010
"surau kami, surau mati .."
surau kami, pilar-pilarnya runtuh tak lagi utuh,
atap-atapnya rapuh ingin rubuh,
surau kami,
tak pernah lagi terdengar santri-santri merdu mengaji ayat suci,
tak pernah pula melantunkan doa-doa penyejuk hati ..
surau kami,
suara adzannya tak pernah masuk telinga lagi,
bapak-bapak zaman kini sudah enggan berjajar rapi,
shalat berjama'ah diubah mereka jadi sendiri-sendiri ..
surau kami,
tak pernah lagi disapa para da'i,
ibu-ibu sudah enggan berjejak kaki,
untuk sekedar silaturahmi ..
surau kami, surau mati ..
penduduknya sudah tak mau diseru ayat suci dan kata-kata nabi,
surau kami, surau mati
telah luruh oleh debu, telah hangus menjadi
abu ..
:'(
makmurkan surau kami, semoga tak sesal ajal menjemput nanti ..
atap-atapnya rapuh ingin rubuh,
surau kami,
tak pernah lagi terdengar santri-santri merdu mengaji ayat suci,
tak pernah pula melantunkan doa-doa penyejuk hati ..
surau kami,
suara adzannya tak pernah masuk telinga lagi,
bapak-bapak zaman kini sudah enggan berjajar rapi,
shalat berjama'ah diubah mereka jadi sendiri-sendiri ..
surau kami,
tak pernah lagi disapa para da'i,
ibu-ibu sudah enggan berjejak kaki,
untuk sekedar silaturahmi ..
surau kami, surau mati ..
penduduknya sudah tak mau diseru ayat suci dan kata-kata nabi,
surau kami, surau mati
telah luruh oleh debu, telah hangus menjadi
abu ..
:'(
makmurkan surau kami, semoga tak sesal ajal menjemput nanti ..
Maret 26, 2010
masih terlalu kecil untuk mengerti
Ayahku bercerita,
Tentang ilalang mati yang Terkapar di tanah merah darah
Tentang elang tamak yang sama sekali tak mau mengalah
Tentang kekupu dan segalanya yang nampak selalu indah
Kemudian ibu bercerita,
Ilalang mati karena tak mau mengurusi kehidupannya sendiri
Elang tamak karena kebutuhannya memang sebegitu banyak
Lalu kekupu dan segalanya yang indah adalah sebuah anugerah
Aku termenung,
Berjuta tanya menggerogoti sisi ketidakpedulianku
Bukankah segala yang terjadi pada alam sudah di gariskan Tuhan?
Tapi mengapa manusia masih BERdebat tanpa menjadi taat?
Bukankah harusnya manusia berusaha menjadi lebih baik?
Tapi mengapa manusia malah memanipulasi yang buruk seolah menjadi baik?
Dan bukankan Tuhan telah memberikan banyak arahan pada manusia biar selamat?
Tapi mengapa manusia tak mendengar seolah merasa hebat?
Ayah dan ibu berpandangan.
Mereka menjawab :
“kau akan menemukan jawabannya lewat kehidupan, nak. Masih banyak yang harus kau lihat dan kau pelajari sebelum kau mengerti”
:)
Tentang ilalang mati yang Terkapar di tanah merah darah
Tentang elang tamak yang sama sekali tak mau mengalah
Tentang kekupu dan segalanya yang nampak selalu indah
Kemudian ibu bercerita,
Ilalang mati karena tak mau mengurusi kehidupannya sendiri
Elang tamak karena kebutuhannya memang sebegitu banyak
Lalu kekupu dan segalanya yang indah adalah sebuah anugerah
Aku termenung,
Berjuta tanya menggerogoti sisi ketidakpedulianku
Bukankah segala yang terjadi pada alam sudah di gariskan Tuhan?
Tapi mengapa manusia masih BERdebat tanpa menjadi taat?
Bukankah harusnya manusia berusaha menjadi lebih baik?
Tapi mengapa manusia malah memanipulasi yang buruk seolah menjadi baik?
Dan bukankan Tuhan telah memberikan banyak arahan pada manusia biar selamat?
Tapi mengapa manusia tak mendengar seolah merasa hebat?
Ayah dan ibu berpandangan.
Mereka menjawab :
“kau akan menemukan jawabannya lewat kehidupan, nak. Masih banyak yang harus kau lihat dan kau pelajari sebelum kau mengerti”
:)
Langganan:
Postingan (Atom)






